
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026–2031 di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
JBDTBnews.com | JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, resmi melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031, dalam acara yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (20/2).
Dalam pelantikan yang dihadiri sejumlah pejabat negara itu, Cak Imin menyerahkan surat Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Pengawas serta Direksi kedua lembaga tersebut.
Untuk posisi Direktur Utama BPJS Kesehatan, jabatan itu diamanatkan kepada Prihati Pujowaskito, menggantikan Ali Ghufron Mukti. Sedangkan di BPJS Ketenagakerjaan, kursi Direktur Utama dipercayakan kepada Saiful Hidayat, menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro.
Dalam sambutannya, Cak Imin menyampaikan optimisme atas regenerasi kepemimpinan di kedua lembaga jaminan sosial itu. Ia menegaskan bahwa BPJS merupakan elemen penting dalam sistem jaminan sosial nasional yang harus menghadirkan kualitas pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“BPJS Kesehatan harus memastikan masyarakat tidak kehilangan daya akibat risiko kesehatan. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan berperan melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, PHK, kecelakaan, maupun kematian yang berpotensi menjerumuskan mereka ke jurang kemiskinan,” tegas Cak Imin.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pimpinan baru adalah amanah besar yang dilandasi komitmen pelayanan kepada rakyat. “Kami meminta seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi mengutamakan kepentingan rakyat serta menjalankan tugas dengan integritas, inovasi, kolaborasi, dan ketulusan,” ujarnya.
Regenerasi dan Tantangan Pelayanan
Dalam dialog dengan wartawan usai pelantikan, Prihati Pujowaskito mengatakan pihaknya siap melanjutkan program-program yang sudah berjalan serta berkomitmen meningkatkan mutu layanan bagi peserta BPJS Kesehatan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan surat perintah untuk penugasan ini… dan kami akan melanjutkan yang baik-baik,” katanya.
Cak Imin pun menekankan pentingnya efisiensi dan pengelolaan anggaran yang disiplin di lingkungan BPJS. Menurutnya, dengan anggaran operasional tahunan yang mencapai triliunan rupiah, setiap rupiah harus digunakan secara bertanggung jawab demi kepercayaan publik.
Pelantikan ini menandai era baru kepemimpinan BPJS sekaligus komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem jaminan sosial nasional untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.